Forum Suzuki Ertiga Club Indonesia

Please login or register.

Login with username, password and session length
Advanced search  

News:

Silahkan bergeser ke : www.ertigaclubindonesia.com/forum


Pages: [1] 2 3

Author Topic: [Share] Seputar Mencampur BBM yang tepat  (Read 7713 times)

alkenzie.danish

  • Jr. Member
  • **
  • Penghargaan: +2/-0
  • Posts: 198
  • I am just a family man
    • View Profile
[Share] Seputar Mencampur BBM yang tepat
« on: July 21, 2012, 04:44:17 AM »

Hi Ertiganz semua, kali ini ane mo share tentang cara mencampur BBM...  :top

Agar lebih nyambung, sebaiknya baca dulu topik dari ane tentang Rasio Kompresi Mesin..

Setelah membaca postingan Ertiganz semua dan juga setelah Googling kesana kemari, memang proses mencampur BBM beroktan rendah dan tinggi masih ada pro dan kontra. Ada yang bilang bisa dilakukan dan bagus untuk mesin, ada pula yang tidak bisa (karena berat jenis berbeda, dll) sehingga malah merusak mesin. Hmm...bingung kan??? sama... :salaman

Ane disini akan share artikel menarik yang mungkin menjawab keraguan Ertiganz semua. Selama ini memang ane biasa mencampur BBM premium dengan pertamax plus tapi ternyata langkah yang biasa ane lakukan itu kurang tepat (bukan salah).  :peace

Artikel ini ane unduh dari Tempo Otomotif, mari kita liat....  :top

 :yes :salaman

Cara Mudah Mencampur Bahan Bakar Minyak yang Tepat

TEMPO Interaktif, Jakarta - Rencana pembatasan penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium untuk kategori mobil tertentu menimbulkan wacana baru. Seorang kenalan mengaku berniat mencampur BBM beroktan 92 atau lebih dengan BBM beroktan 88 seperti yang ia gunakan selama ini.

“Karena rekomendasi pabrikan sejak awal, mobil saya cukup menggunakan BBM beroktan 88. Lha, kalau sekarang diharuskan menggunakan BBM oktan tinggi kan rugi,” kata seorang kawan saat bertemu dalam sebuah acara komunitas mobil pada akhir pekan lalu.

Benarkah mencampur BBM oktan rendah dengan oktan tinggi tidak ada pengaruhnya sama sekali? Efek negatifnya apa?

“Jawabannya, kita harus melihat kasus per kasus. Karakter mesin mobil dan rekomendasi bahan bakar dari pabrikan, serta kualitas BBM yang bersangkutan,” kata Amril Azhari, modifikator di bengkel modifikasi Angkasa Motor, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (11/1).

Amril menyebut, selama ini pengalaman penunjukkan pencampuran bahan bakar dengan dua oktan yang berbeda untuk mobil yang sedari awal direkomendasikan menggunakan BBM beroktan rendah, tidak akan menambah tenaga. Misalnya, sebelumnya tenaga mobil maksimal 90 daya kuda tidak akan menjadi 92 atau 95 daya kuda.

“Kalau tarikan lebih enteng bisa terjadi, karena proses pembakaran lebih sempurna,” kata dia.

Kendati demikian, proses pencampuran harus dilakukan dengan cermat dan hati-hati, terutama mobil yang telah menggunakan Electronic Control Unit (ECU). Bila salah, bukan hanya timbul kerak di mesin yang pada akhirnya menjadikan mesin rusak tetapi peranti ECU akan kacau.

Apa yang harus dilakukan? Berikut, Amril membagi tips untuk Anda :

1. Sesuaikan dengan tingkat kompresi mesin
Satu hal yang wajib Anda perhatikan sebelum mencampur bahan bakar adalah, melihat tingkat kompresi mesin. Jangan menggunakan bahan bakar dengan tingkat kompresi rendah untuk mobil bermesin yang memiliki kompresi tinggi.

"Bahkan dengan mencampurnya dengan komposisi 50:50 antara BBM oktan tinggi dan oktan rendah, selain menyebabkan mesin mengelitik juga cepat kotor," kata Amril.

Pencampuran bisa dilakukan antara BBM oktan tinggi dan oktan rendah untuk mobil bermesin kompresi rendah. Meski tidak ada pengaruh kenaikan tenaga yang dihasilkan mesin.

Sekadar catatan, mobil dengan rasio kompresi 7:1-9:1 cukup menggunakan BBM beroktan 87 atau 88. Mesin mobil berkompresi 9:1-10:1 disarankan menggunakan BBM beroktan 92. BBM ini antara lain Pertamax ( yang diproduksi Pertamina), Super (produksi Shell), serta Primax (produksi Petronas).

Adapun mobil yang bermesin dengan tingkat kompresi 10:1-11:1 sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi BBM dengan oktan 95. BBM jenis ini adalah, Pertamax Plus (Pertamina), Super Extra (Shell), dan Primax95 (Petronas).

2. Atur ulang peranti ECU
Electronic Control Unit (ECU) adalah perangkat sistem elektronik yang terdiri dari beberapa sensor. Selain untuk mendeteksi sistem airbag, Antilock Brake System (ABS), tingkat putaran mesin (rpm), pengapian, teknik pendinginan pada idle switch, ECU juga berfungsi untuk mendeteksi BBM dalam kaitan dengan knocking mesin.

"ECU pada kendaraan juga berguna untuk menghitung beberapa banyaknya campuran semburan BBM dan sistem pengapian di ruang bakar," ujar Amril.

Karenanya, bila BBM dicampur dan oktan BBM mengalami penurunan karena BBM oktan tinggi dicampur BBM oktan rendah, ECU butuh waktu untuk mempelajari angka oktan yang baru. Bila belum di atur ulang mesin mobil akan terasa tidak enak. Tetapi mesin kembali akan seperti sediakala saat ECU mendeteksi angka Oktan.

Reset ECU dipercaya tidak akan menimbulkan dampak. Hanya sekadar mengembalikan kondisi seperti setingan pabrik atau hanya sekadar membaca ulang default table yang sudah terprogram.

Cara melakukan pengaturan ulang ECU dengan langkah sebagai berikut:

a. Cabutlah kabel aki negatif kurang lebih selama 30 menit.
Melepas kabel aki itu bertujuan agar ECU kembali ke posisi titik pengapian factory default. Sehingga secara perlahan peranti itu menyesuaikan titik pengapian sesuai dengan input dari knocking sensor.

b. Setelah habiskan sisa-sisa arus listrik dengan cara menginjak dalam-dalam pedal gas dalam waktu sekitar 5- 10 menit.

c. Bila kedua langkah telah dilakukan, pasang kembali kabel aki dan aktifikan mesin, tetapi dalam kondisi idle yaitu cukup memutar kunci kontak ke posisi on. Lakukan cara ini selama 5 - 1 menit.

d. Jika cara ketiga selesai dilakukan, cabut kembali kabel aki dan biarkan selama 3 menit.

e. Setelah itu, pasang kembali kabel aki dan kendarai mobil seperti biasa hingga jarak 50-60 kilometer.


3. Pastikan komposisi tetap 1:3
Setelah melakukan seting ulang ECU, Anda bisa melakukan pengisian BBM campur tersebut. Namun, satu hal yang patut dicatat adalah komposisi campuran satu dibanding tiga. Artinya bila kapasitas tangkai 40 liter dan Anda ingin mengisinya penuh, maka komposisinya adalah 10 liter BBM oktan 88 atau premium dan 30 liter BBM oktaan 92.

Secara matematis jumlah oktan BBM campuran itu tetap diatas standar, yaitu 88 + 92 = 180, kemudian dibagi dua sehingga hasilnya 90. Dengan angka oktan 90 itu maka pembakaran cukup sempurna. Namun ini dengan catatan, campuran itu untuk mobil yang direkomendasikan pabrik mengkonsumsi BBM oktan 88.

"Ini akan satu siasat, untuk mengurangi biaya karena sebentar lagi harus mengkonsumsi Pertamax," kata Amril.

4. Pilih SPBU terpercaya
Saran ini bukan menuduh bahwa Stasiun Pompa Bahan Bakar Umum (SPBU) telah melakukan kecurangan dengan mencampur BBM dengan zat tertentu, sehingga oktan yang semestinya 88, ternyata tidak sebesar itu. Peringatan ini hanya untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan dari ulah oknum yang tidak bertanggung jawab.

"Pastikan BBM yang akan dicampur memiliki kualitas yang sesuai spesifikasinya. Sehingga hasilnya benar-benar maksimal," kata Amril.


Sumber:

Semoga bermanfaat ya Ertiganz semua  :top  :top
Logged
Salam,
Pandanya Al Kenzie Danish Agnaia

alkenzie.danish

  • Jr. Member
  • **
  • Penghargaan: +2/-0
  • Posts: 198
  • I am just a family man
    • View Profile
Re: [Share] Seputar Mencampur BBM yang tepat
« Reply #1 on: July 21, 2012, 04:48:08 AM »

Buat Ertiganz semua, kalo misalnya Ertiganz menemukan artikel2 menarik tentang pencampuran BBM ini silahkan di share disini juga....  :top  :salaman

Bisa juga di share yang pro alasannya apa, yang kontra alasannya apa...  :salaman
« Last Edit: July 21, 2012, 04:58:21 AM by alkenzie.danish »
Logged
Salam,
Pandanya Al Kenzie Danish Agnaia

andybangkit

  • Jr. Member
  • **
  • Penghargaan: +1/-0
  • Posts: 163
    • View Profile
Re: [Share] Seputar Mencampur BBM yang tepat
« Reply #2 on: July 21, 2012, 05:50:34 AM »

gelar tiker dulu ah...

sent from Samsung Galaxy Tab via Tapatalk 2
Logged

alkenzie.danish

  • Jr. Member
  • **
  • Penghargaan: +2/-0
  • Posts: 198
  • I am just a family man
    • View Profile
Re: [Share] Seputar Mencampur BBM yang tepat
« Reply #3 on: July 21, 2012, 05:56:42 AM »

Ane juga nunggu Ertiganz yang mo nyobain reset ECU...  :peace

Ane blm nyoba, mobilnya belum dateng  :P
Logged
Salam,
Pandanya Al Kenzie Danish Agnaia

ariest

  • Jr. Member
  • **
  • Penghargaan: +0/-0
  • Posts: 203
    • View Profile
Re: [Share] Seputar Mencampur BBM yang tepat
« Reply #4 on: July 21, 2012, 06:18:15 AM »

Repot juga yach cara reset ECU-nya. Ini berlaku untuk semua mobil atau mobil tertentu. Dulu waktu masih pake duo ada cara reset ecu yg mudah yaitu tinggal cabut fuse yg berhubungan dengan EFI beberapa menit. Setelah itu pasang kembali dan mobil bisa dipakai.
Cuma dari pengalaman sepertinya gak ada beda antara sebelum dan sesudah reset ECU  :D  :D. Mungkin saya yg kurang sensitif ya :D
Logged

alkenzie.danish

  • Jr. Member
  • **
  • Penghargaan: +2/-0
  • Posts: 198
  • I am just a family man
    • View Profile
Re: [Share] Seputar Mencampur BBM yang tepat
« Reply #5 on: July 21, 2012, 06:26:15 AM »

Nanti kalo mobil ane dah dateng ane tanya BeResnya deh gimana cara reset ECU Ertiga.   :salaman

Tapi kalo ada yang sudah tau cara reset ECU Ertiga ditunggu sharenya..  :peace
Logged
Salam,
Pandanya Al Kenzie Danish Agnaia

andybangkit

  • Jr. Member
  • **
  • Penghargaan: +1/-0
  • Posts: 163
    • View Profile
Re: [Share] Seputar Mencampur BBM yang tepat
« Reply #6 on: July 21, 2012, 09:35:14 AM »

unit sih udah ada....pengin nyobain juga..cuma krn masih nyubi takut juga nih gan...tunggu perkembangan eksperimen para mastah di sini ajah  :peace
Logged

humaam

  • Newbie
  • *
  • Penghargaan: +0/-0
  • Posts: 77
    • View Profile
Re: [Share] Seputar Mencampur BBM yang tepat
« Reply #7 on: July 21, 2012, 10:27:42 AM »

wakt baca2 di thread rujukan ada yang bilang 1 (92): 2(88) .  biar irit duit bensin

sekarang 1 (88) : 3 (92).  kalo unit dah dateng juga mau tes campur 1 : 2. dan premium full di pemakaian bahan bakar.

=========================================

yang ane denger sih wacanana 1500cc ke atas yang ga boleh premium. atau sudah ada peraturannya ya tentang pembatasan BBM. kemarin sih isi in0*a 2000cc masih bisa premium.

ertiga kan 1400cc.
.
Logged

alkenzie.danish

  • Jr. Member
  • **
  • Penghargaan: +2/-0
  • Posts: 198
  • I am just a family man
    • View Profile
Re: [Share] Seputar Mencampur BBM yang tepat
« Reply #8 on: July 21, 2012, 11:04:49 AM »

Sebenernya Ganz masalah perbandingan bisa dihitung sendiri aja, ane lebih prefer ke Premium:Pertamax Plus = 2:1.

Menurut artikel diatas yang penting konsistensi setelah reset ECU. Jadi klo dah sekali pake ratio 2:1, diupayakan agar kedepannya ttp konsisten dg ratio tsb.

CMIIW....

Sent from my GTab 2 7.0 using Tapatalk 2
Logged
Salam,
Pandanya Al Kenzie Danish Agnaia

std125

  • Newbie
  • *
  • Penghargaan: +0/-0
  • Posts: 59
    • View Profile
Re: [Share] Seputar Mencampur BBM yang tepat
« Reply #9 on: July 24, 2012, 08:47:37 AM »

Sebenernya Ganz masalah perbandingan bisa dihitung sendiri aja, ane lebih prefer ke Premium:Pertamax Plus = 2:1.

Menurut artikel diatas yang penting konsistensi setelah reset ECU. Jadi klo dah sekali pake ratio 2:1, diupayakan agar kedepannya ttp konsisten dg ratio tsb.

CMIIW....

Sent from my GTab 2 7.0 using Tapatalk 2

INFO : saya daptkan dr rujukannya bbrp personil IDMOC, resikonya mencampur BBM oktan tinggi dengan BBM oktan rendah ada di catalyc converter (lebih cepet numpuk jelaganya :D) pemakaian 3 thn menurut dia gpp ga berasa di performance mobil :D
Logged

ikrar_w

  • Newbie
  • *
  • Penghargaan: +0/-0
  • Posts: 40
    • View Profile
Re: [Share] Seputar Mencampur BBM yang tepat
« Reply #10 on: July 24, 2012, 01:56:15 PM »

 :top nice share gaan...
Logged

pesa_dh

  • Newbie
  • *
  • Penghargaan: +0/-0
  • Posts: 70
    • View Profile
Re: [Share] Seputar Mencampur BBM yang tepat
« Reply #11 on: July 24, 2012, 01:57:49 PM »

:top nice share gaan...

Kalau boleh  :btopic , ERTIGA, kudu pake bahan bakar apa baik pemakaian umum atau rekomendasi pabriknya.
Logged

alkenzie.danish

  • Jr. Member
  • **
  • Penghargaan: +2/-0
  • Posts: 198
  • I am just a family man
    • View Profile
Re: [Share] Seputar Mencampur BBM yang tepat
« Reply #12 on: July 25, 2012, 03:54:03 AM »

Kalau boleh  :btopic , ERTIGA, kudu pake bahan bakar apa baik pemakaian umum atau rekomendasi pabriknya.


Untuk menentukan bahan bakar apa yang baik untuk ertiga dapat dilihat dari 2 sudut pandang:

1. Rasio Kompresi Mesin (RKM)
Berdasarkan Buku Manual yang disertakan dalam setiap pembelian Suzuki Ertiga, disebutkan bahwa Suzuki Ertiga memiliki RKM 10:1. Dengan RKM tersebut, menurut www.pertamina.com maka Suzuki Ertiga sebaiknya menggunakan Pertamax atau PertamaxPlus
 :top

2. RON Minimal
Berdasarkan Buku Manual yang disertakan dalam setiap pembelian Suzuki Ertiga, disebutkan bahwa Suzuki Ertiga sebaiknya menggunakan BBM Tanpa Timbal yang memiliki RON minimal 90.
Untuk mendapatkan nilai RON tersebut maka salah satu metode yang biasa digunakan yaitu metode Mencampur BBM (dengan hitungan matematis).
Terlepas dari segala pro dan kontranya, metode ini banyak digunakan dengan pertimbangan ekonomis.
Tujuannya agar kendaraan kita tetap menggunakan BBM sesuai standar pabrikannya, namun tetap "ringan" di kantong.  :peace

Untuk lebih jelasnya bisa dilihat juga di:
« Last Edit: July 25, 2012, 03:55:50 AM by alkenzie.danish »
Logged
Salam,
Pandanya Al Kenzie Danish Agnaia

alkenzie.danish

  • Jr. Member
  • **
  • Penghargaan: +2/-0
  • Posts: 198
  • I am just a family man
    • View Profile
Re: [Share] Seputar Mencampur BBM yang tepat
« Reply #13 on: July 25, 2012, 04:07:14 AM »

INFO : saya daptkan dr rujukannya bbrp personil IDMOC, resikonya mencampur BBM oktan tinggi dengan BBM oktan rendah ada di catalyc converter (lebih cepet numpuk jelaganya :D) pemakaian 3 thn menurut dia gpp ga berasa di performance mobil :D

Makasih infonya Ganz  :top

Kalo ane Insya Allah mau konsisten dengan ratio Premium : PertamaxPlus = 2 :1 dari sejak beli. Ga mau ah kalo diisi Pertamax seterusnya.  :peace

Buat Ertiganz semua mungkin boleh di share disini kondisi mobil dan keluhan2nya buat bahan perbandingan dan pengetahuan kita kedepannya:

1. Bagaimana kondisi mobil dan keluhan2nya jika konsisten menggunakan BBM Pertamax
2. Bagaimana kondisi mobil dan keluhan2nya jika konsisten menggunakan BBM Campur dengan Ratio tertentu
3. Bagaimana kondisi mobil dan keluhan2nya jika konsisten menggunakan BBM Premium
4. Bagaimana kondisi mobil dan keluhan2nya jika menggunakan BBM Semaunya (kadang Premum, Pertamax, atau PertamaxPlus)

Ane tau bahwa kita bisa memperoleh data akurat dengan pengamatan jangka panjang, gak bisa instant. Karena kalau dalam jangka waktu relatif pendek mungkin kita tidak bisa merasakan perbedaannya meskipun menggunakan BBM yang bervariasi.
Logged
Salam,
Pandanya Al Kenzie Danish Agnaia

Popohejo

  • Jr. Member
  • **
  • Penghargaan: +0/-0
  • Posts: 105
  • Burgundy Red is my Ertiga's Color
    • View Profile
Re: [Share] Seputar Mencampur BBM yang tepat
« Reply #14 on: July 25, 2012, 07:43:28 AM »

kadang sy bingung soal premium, pertamax dan super

"kata" pertamina premium itu ron 88, lalu pertamax itu ron 92 sedangkan super itu ron 95

apa kata2 mereka bs di percaya? apakah ada bukti bahwa ron itu benar2 di angka yg mereka claim?

Quote
3. Pastikan komposisi tetap 1:3
Setelah melakukan seting ulang ECU, Anda bisa melakukan pengisian BBM campur tersebut. Namun, satu hal yang patut dicatat adalah komposisi campuran satu dibanding tiga. Artinya bila kapasitas tangkai 40 liter dan Anda ingin mengisinya penuh, maka komposisinya adalah 10 liter BBM oktan 88 atau premium dan 30 liter BBM oktaan 92.

Secara matematis jumlah oktan BBM campuran itu tetap diatas standar, yaitu 88 + 92 = 180, kemudian dibagi dua sehingga hasilnya 90. Dengan angka oktan 90 itu maka pembakaran cukup sempurna. Namun ini dengan catatan, campuran itu untuk mobil yang direkomendasikan pabrik mengkonsumsi BBM oktan 88.

"Ini akan satu siasat, untuk mengurangi biaya karena sebentar lagi harus mengkonsumsi Pertamax," kata Amril.

kalo spt ini kan harusnya [88+(3x92)]/4 = 91

kenapa malah jd hitungannya (88+92)/2=180 sementara perbandingannya 10 premium dan 30 pertamax???

Logged
Pages: [1] 2 3